Profil Biwaddo Hartoko, SE

Bismillahir rahmanir rahim,
Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatu.

Alhamdulillahir rabbil alamin, salam serta shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Saya lahir di kota Pekalongan pada tanggal 6 November 1966, tepatnya di jalan Bendan Barat No. 24 Pekalongan. Saya 10 bersaudara dari seorang Ayah (alm) Soehari Yoedopratomo dan Ibu (alm) Sri Mastoeti. Semoga keduanya dirahmati Allah SWT. Aamiin ...

Bedot, adalah nama kecil yang disapakan oleh 8 orang kakak saya, tambahan huruf B dan t melekat hingga saya lulus Sekolah Dasar di SDN 46 Tegal. Kemudian ketika saya sekolah di SMPN 1 Tegal, saya merubah nama panggilan menjadi Waddo hingga lulus tahun 1985.
Ketika saya masuk jenjang sekolah menengah di SMAN 2 Tegal, sahabat saya Pardi mempublikasikan nickname saya sebagai PeCe, namun ditolak oleh fans saya ( karena saya seorang musisi, dulu ) dan diganti dengan nama CeCe hingga lulus tahun 1988.
Gagal di SIPEMARU UGM 1988, akhirnya saya kuliah di AKPARI Semarang. Disinilah ketika saya mengikuti OSPEK ( Orientasi Studi Dan Pengenalan Kampus ) saya dihukum menyanyi di acara ospek tersebut dan saya menyanyikan lagu dari Legendaris Mick Jagger, Honky Tong Woman. Karena waktu itu suara saya cukup bagus (menurut mereka yang tidak bisa menyanyi), kemudian oleh komandan Menwa, Ayub Khan ( sekarang menjadi DM Hotel Inna Garuda Yogyakarta ) menjuluki saya sebagai "Mic Jagger From Tegal". Sampai sekarang teman-teman saya semasa kuliah masih tetap memanggil saya dengan nic name Jagger.
Singkat cerita soal nama, akhirnya ketika kami membuka usaha baru di bidang jasa tour and travel di Semarang, oleh Utari Cendrawasih nama saya dikembalikan ke nama kecil saya, Edo ( tanpa tambahan huruf B dan T ).

Mulai tahun 1989 hingga 2004 saya bekerja di perusahaan jasa tour and travel dan ketika hidayah Allah turun, alhamdulillah bertepatan dengan kelahiran anak saya Hammam Jitapsara ( 29 Desember 2004 ) saya meninggalkan bisnis tersebut yang sarat dengan tender-tender pemerintahan dan sejak itu hingga sekarang membidangi usaha jasa pembuatan website.
Saya sangat berterima kasih kepada guru pertama saya, Indra Gautama ( Udinus Semarang ) yang telah mengajari ilmu PHP dan HTML. Salam hormat saya kepadanya.


Alhamdulillah, di usia pernikahan saya dengan Tri Mulatsih yang ke 21 tahun, saya diberi amanah untuk mendidik anak-anak saya, Anantya Dyah Wilasaning Widdi dan Hammam Jitapsara. Insya Allah keluarga kecil kami telah bertekad untuk memperbaiki diri dengan menjalani kehidupan dengan senantiasa mengharap ridlo Allah yang menjauhi segala laranganNya.

Bagi semua saja baik pemerintahan, perusahaan swasta maupun lembaga studi yang bergerak dibidang kepariwisataan, saya masih tetap menyimpan seberkas pengetahuan yang bisa dijadikan sebagai bahan acuan pada peningkatan pengetahuan dan ketrampilan. Alhamdulillah saya juga sudah mendapatkan sertifikat sebagai Asesor untuk bidang pariwisata.